Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Curi Tiang Rambu Dishub, Kakek 67 Tahun Ditangkap Usai Kabur ke Lamongan
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Penyebaran PMK, Polisi Jombang Awasi Pergerakan RPH Dalam Menyembelih Sapi

Kamis, 13 Februari 2025 | 19:37 WIB
  • author Zainul Arifin
Cegah Penyebaran PMK, Polisi Jombang Awasi Pergerakan RPH Dalam Menyembelih Sapi
Polisi Jombang perketat pengawasan di rumah potong hewan (RPH) untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Foto iNEWSSURABAYA/zainul

JOMBANG, iNEWSSURABAYA.ID – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjadi ancaman serius bagi peternakan di Jombang, Jawa Timur. Untuk mengendalikan penyebarannya, aparat kepolisian turun tangan melakukan inspeksi di berbagai lokasi strategis, termasuk rumah potong hewan (RPH).

Hingga saat ini, kasus PMK di Jombang masih tinggi, sehingga Satreskrim Polres Jombang mengambil langkah proaktif dengan melakukan pengecekan di sejumlah RPH. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan adalah RPH di Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang.

Dalam inspeksi tersebut, petugas dari Satreskrim Polres Jombang melakukan pengambilan sampel daging serta memeriksa surat kesehatan hewan yang diterbitkan oleh dinas terkait. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya hewan sehat yang dipotong dan beredar di masyarakat.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan guna memastikan standar kesehatan hewan tetap terjaga.

"Kami ingin memastikan semua sapi yang dipotong di RPH telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat. Ini penting untuk melindungi masyarakat dari daging yang terkontaminasi serta mencegah penyebaran wabah PMK yang bisa berdampak pada perekonomian peternak," ujarnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut