Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Satpol PP Surabaya Tutup Tempat Hiburan yang Nekat Buka Saat Ramadan, Ada Biliar hingga Panti Pijat
Advertisement . Scroll to see content

8 Bangunan Tak Berizin di Surabaya Barat Disegel Satpol PP Surabaya, Ini Alasannya

Selasa, 18 Februari 2025 | 15:08 WIB
  • author Arif Ardliyanto
8 Bangunan Tak Berizin di Surabaya Barat Disegel Satpol PP Surabaya, Ini Alasannya
Satpol PP Surabaya segel 8 bangunan tak berizin di Surabaya Barat. Penertiban dilakukan agar masyarakat taat aturan dan mengurus IMB atau PBG sesuai regulasi. Foto iNEWSSURABAYA/ist

SURABAYA, iNEWSSURABAYA.ID – Satpol PP Surabaya bertindak tegas terhadap delapan bangunan yang tidak memiliki izin di wilayah Surabaya Barat, Senin (17/2/2025). Penyegelan dilakukan karena bangunan tersebut tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Izin Persetujuan Bangunan dan Gedung (PBG), yang merupakan syarat wajib dalam pendirian bangunan.

Ketua Tim Kerja Penindakan Satpol PP Surabaya, Agnis Juistityas, menyatakan bahwa bangunan tersebut melanggar Pasal 5 ayat (1) Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 7 Tahun 2009, yang telah diperbarui melalui Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 6 Tahun 2013.

“Penyegelan ini kami lakukan berdasarkan surat permohonan bantuan penertiban (bantip) dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, serta Pertanahan (DPRKPP), karena bangunan-bangunan ini tidak memiliki IMB atau PBG,” ujar Agnis pada Selasa (18/2/2025).

Sebelum melakukan penyegelan, Satpol PP Surabaya telah mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dengan mengirimkan surat pemberitahuan kepada pemilik bangunan.

“Kami sudah memanggil pemilik bangunan untuk klarifikasi. Namun, banyak yang tidak hadir, sehingga kami lanjutkan ke proses penyegelan,” jelas Agnis.

Delapan bangunan yang ditertibkan masih dalam tahap konstruksi. Saat penyegelan berlangsung, di dalamnya masih terdapat pekerja bangunan yang sedang beraktivitas.

“Saat kami lakukan penyegelan, bangunan-bangunan ini belum seratus persen selesai. Masih ada pekerja di lokasi, sehingga kami meminta mereka untuk menghentikan pekerjaan dan meninggalkan bangunan tersebut,” terang Agnis.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut