Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Asal Investasi, Industri Jatim Diingatkan Soal Balik Modal Bisnis di Era Transisi Energi
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Percepat Transisi Energi, Fokus Energi Terbarukan dan Teknologi Karbon

Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:21 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Indonesia Percepat Transisi Energi, Fokus Energi Terbarukan dan Teknologi Karbon
Indonesia berkomitmen mempercepat transisi energi hijau melalui kolaborasi dengan MUFG dan Danamon. Fokus pada pembiayaan berkelanjutan, dekarbonisasi, dan penguatan ekosistem digital menuju net zero 2050. Foto iNewsSurabaya/ist

JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Indonesia menegaskan komitmennya dalam mempercepat transisi energi bersih dengan fokus pada pemanfaatan energi terbarukan dan teknologi penyimpanan karbon. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan masa depan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Dr. Eddy Soeparno, mengatakan bahwa arah pembangunan energi nasional harus mengedepankan prinsip keberlanjutan sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dan visi Presiden untuk mendorong ekonomi hijau.

“Indonesia berkomitmen membangun masa depan yang berkelanjutan melalui transisi energi, dengan memanfaatkan energi terbarukan serta mengembangkan teknologi penyimpanan karbon,” ujar Eddy di Jakarta.

Menurutnya, percepatan transisi energi perlu dukungan menyeluruh dari semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun mitra internasional, melalui skema pembiayaan yang kolaboratif dan regulasi yang jelas.

“Kami ingin menegaskan posisi Indonesia sebagai pemimpin transisi energi di kawasan Asia, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tambahnya.

Komitmen yang sama juga digaungkan oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) bersama MUFG Bank melalui penyelenggaraan MUFG Net Zero World (MUFG N0W) Indonesia 2025 di Jakarta.

Acara ini menjadi forum bergengsi yang mempertemukan para pemangku kepentingan — mulai dari pembuat kebijakan, pelaku industri, hingga pakar keberlanjutan — untuk berdiskusi dan berkolaborasi mendorong agenda transisi energi di kawasan Asia Pasifik.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut