get app
inews
Aa Text
Read Next : BEM PTMA Zona III Desak Usut Tuntas Sindikat Judi Online

Perangi Judi Online, Lapas Banyuwangi Cek Langsung Ponsel Seluruh Pegawai Tanpa Pilih Kasih

Senin, 05 Januari 2026 | 14:29 WIB
header img
Lapas Kelas IIA Banyuwangi menggelar sidak mendadak ponsel pegawai untuk memastikan lingkungan kerja bersih dari praktik judi online. Foto Surabaya.iNews.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Upaya memerangi praktik judi online terus dilakukan hingga ke lingkungan aparatur negara. Di Banyuwangi, komitmen itu diwujudkan secara nyata oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi dengan menggelar pemeriksaan mendadak terhadap ponsel seluruh pegawainya.

Tanpa pemberitahuan sebelumnya, sidak dilakukan di tengah jam kerja. Satu per satu pegawai diminta menyerahkan perangkat komunikasinya untuk diperiksa secara teliti oleh tim internal. Pemeriksaan menyasar aplikasi hingga riwayat aktivitas digital yang berpotensi berkaitan dengan judi online.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program pemerintah dalam memberantas judi online yang kian marak dan meresahkan masyarakat.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menegaskan bahwa pengawasan internal menjadi kunci utama dalam menjaga integritas lembaga pemasyarakatan. Menurutnya, pegawai Lapas harus mampu menjadi teladan dalam kepatuhan hukum dan etika.

“Pegawai Lapas harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Karena itu, kami pastikan tidak ada satu pun petugas yang terlibat praktik judi online. Pemeriksaan ini dilakukan menyeluruh dan transparan,” ujar Wayan.

Ia menjelaskan, pemberantasan judi online bukan sekadar imbauan moral, melainkan bagian dari program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Oleh sebab itu, seluruh jajaran diminta menunjukkan komitmen nyata, dimulai dari lingkungan kerja sendiri.

Wayan juga menyoroti dampak destruktif judi online, khususnya bagi aparatur negara. Ketergantungan pada judi digital dinilai tidak hanya merusak kondisi ekonomi pribadi dan keluarga, tetapi juga berpotensi menurunkan fokus serta kinerja pegawai secara signifikan.

“Jika ekonomi terganggu akibat judi, konsentrasi kerja pasti ikut terganggu. Ini sangat berbahaya, terutama dalam lingkungan Lapas yang menuntut kewaspadaan dan profesionalisme tinggi,” tegasnya.

Sebagai penutup rangkaian sidak, Wayan memberikan peringatan keras kepada seluruh pegawai, termasuk anggota keluarga mereka, agar tidak terlibat dalam aktivitas judi online dalam bentuk apa pun.

Ia berharap langkah tegas ini dapat menjadi pengingat sekaligus benteng moral bagi seluruh petugas Lapas Banyuwangi untuk tetap berdedikasi menjalankan tugas dan menjauhi aktivitas ilegal yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.

“Kami ingin memastikan Lapas Banyuwangi benar-benar bersih dari judi online. Integritas pegawai adalah pondasi utama dalam menjaga keamanan dan kepercayaan publik,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut