Kumpulan Kader Secara Besar-besaran, Armuji Ingin PDIP Surabaya Dapat 15 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Sementara itu, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Purwadi, menilai peringatan HUT ke-53 sebagai momen penting untuk meneguhkan kembali ideologi partai. Ia menegaskan, PDI Perjuangan bukan sekadar kendaraan politik elektoral, melainkan partai dengan sejarah panjang, ideologi jelas, dan pelembagaan organisasi yang kuat.
“HUT ini bukan seremoni tahunan. Ini refleksi dan pengingat bahwa PDI Perjuangan bertahan karena ideologi, kepercayaan, dan keyakinan politik yang diwariskan kepada kader,” kata Purwadi.
Rangkaian peringatan HUT di tingkat kecamatan diisi dengan pemotongan tumpeng bersama tokoh masyarakat, menciptakan suasana kebersamaan antara partai dan warga. Acara kemudian ditutup dengan nonton bareng pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang disebut sebagai bekal ideologis kader dalam menyusun strategi menuju Pemilu 2029.
Sejalan dengan pesan ideologis tersebut, Purwadi meminta jajaran pengurus hingga Pengurus Anak Cabang (PAC) segera memperkuat struktur dan basis massa. Setiap kegiatan partai, kata dia, harus memiliki nilai pemberdayaan sekaligus dampak elektoral.
“Kami mendorong PAC mengorganisir kader dan masyarakat secara aktif, agar setiap gerak partai benar-benar terasa manfaatnya bagi rakyat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Purwadi juga menegaskan sikap tegas PDI Perjuangan yang menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Menurutnya, demokrasi sejati menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.
“PDI Perjuangan menolak pilkada melalui DPRD. Kepala daerah harus dipilih langsung oleh rakyat. Demokrasi yang diatur elite akan menjauhkan masyarakat dari hak politiknya,” tegas Purwadi.
Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan Surabaya turut dihadiri berbagai lapisan masyarakat, mulai dari komunitas kebudayaan seperti ProMeg dan Garda Putih Soekarno, kader senior, pelaku UMKM binaan partai, hingga pengemudi ojek online. Sebagai wujud kepedulian sosial, DPC PDI Perjuangan Surabaya juga membagikan paket makanan kepada masyarakat.
“PDI Perjuangan tidak boleh hanya sibuk di internal partai. Kita harus hadir bersama rakyat, memperjuangkan kesejahteraan, nilai Pancasila, dan keadilan sosial. Gerak politik harus membumi dan memberdayakan,” pungkas Purwadi.
Editor : Arif Ardliyanto