Syaifuddin Zuhri Resmi Jadi Ketua DPRD Surabaya, Begini Pesan Pertamanya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kursi pimpinan DPRD Kota Surabaya yang sempat kosong akhirnya terisi. Syaifuddin Zuhri resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya menggantikan almarhum Adi Sutarwijono.
Penetapan tersebut dilakukan dalam sidang paripurna yang digelar di ruang rapat utama DPRD Surabaya, Senin (27/4/2026). Rapat berlangsung khidmat dengan dihadiri anggota legislatif serta perwakilan Pemerintah Kota Surabaya.
Pengangkatan Syaifuddin Zuhri sebagai ketua DPRD mengacu pada Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1-319-KBTS-01.2-2026 tertanggal 23 April 2026. Dalam forum tersebut, ia ditetapkan sebagai Ketua DPRD secara de facto untuk memastikan roda kepemimpinan tetap berjalan.
Langkah ini menjadi bagian dari proses administratif sekaligus strategis agar fungsi lembaga legislatif tidak terhambat pasca wafatnya pimpinan sebelumnya.
Selain penetapan ketua, sidang paripurna juga mengesahkan Anas Karno sebagai anggota DPRD Kota Surabaya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Ia menggantikan posisi yang ditinggalkan almarhum Adi Sutarwijono.
Proses PAW tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, guna menjaga kelengkapan struktur keanggotaan DPRD.
Usai dilantik, Anas Karno menegaskan komitmennya sebagai kader partai untuk menjalankan tugas sesuai arahan.
“Sebagai kader partai, saya akan patuh pada perintah partai dan menjalankan tugas sesuai garis perjuangan,” ujarnya.
Sementara itu, Syaifuddin Zuhri menyampaikan kesiapan dirinya dalam mengemban amanah sebagai pimpinan DPRD. Ia menekankan pentingnya menjalankan tiga fungsi utama legislatif secara optimal.
Menurutnya, DPRD memiliki tanggung jawab besar dalam pembentukan peraturan daerah, pembahasan anggaran (APBD), serta fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
“Yang utama adalah memastikan kerja DPR benar-benar berpihak pada rakyat. Sinergi antaranggota menjadi kunci agar fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan berjalan maksimal,” jelasnya.
Dengan terisinya kembali posisi pimpinan dan anggota, DPRD Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan kinerja lembaga. Formasi yang lengkap diharapkan mampu mendorong pelayanan publik yang lebih optimal bagi masyarakat.
Editor : Arif Ardliyanto