Hubungan Industrial Pancasila Jadi Kunci, Kemnaker dan Perusahaan Ini Perkuat Kolaborasi Dunia Kerja
Menurutnya, pada tingkat tertinggi, hubungan industrial tidak hanya berorientasi pada kepentingan internal perusahaan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun ekosistem industri yang tangguh dan berkelanjutan.
"Pada level transformatif, perusahaan dan pekerja memiliki visi yang lebih luas untuk bersama-sama membangun ketahanan industri dan memperkuat Indonesia," jelasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia, mengapresiasi kontribusi PT HM Sampoerna Tbk. dalam membuka lapangan kerja serta menjaga keberlangsungan industri padat karya di Indonesia. Ia juga menilai komitmen perusahaan dalam memberikan kesempatan kerja bagi perempuan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan industri.
"Tidak banyak tempat kerja yang masih memberi kesempatan kepada perempuan usia di atas 50 tahun untuk tetap bekerja. Sampoerna memberi ruang itu," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur PT HM Sampoerna Tbk., Rianto Probo Hartono, menegaskan bahwa hubungan industrial yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi terciptanya hubungan kerja yang harmonis, sehat, dan berkelanjutan.
Menurut Rianto, pengalaman Sampoerna selama lebih dari 113 tahun membuktikan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan bisnis, tetapi juga oleh konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai perusahaan.
"Pengalaman kami menunjukkan bahwa membangun usaha bukan hanya soal pertumbuhan, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai dijalankan secara konsisten dalam setiap proses," ujarnya.
Ia menambahkan, hubungan industrial yang kuat dibangun melalui kepercayaan, dialog, dan kolaborasi yang berlangsung secara berkelanjutan. Karena itu, perusahaan terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan sumber daya manusia, termasuk Sampoerna Karya Bangsa yang berfokus pada kewirausahaan, pelatihan vokasi, dan peningkatan keterampilan kerja.
Editor : Suriya Mohamad Said