Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Petugas Curiga Lihat Tumpukan di Balik Semak, Ternyata 45 Batang Kayu Jati Diduga Hasil Pembalakan
Advertisement . Scroll to see content

5 DPO Pembalakan Liar Hutan Jati Banyuwangi Ditangkap Saat Subuh, Polisi Masih Kejar 3 Buronan Lagi

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58 WIB
  • author Siswanto
5 DPO Pembalakan Liar Hutan Jati Banyuwangi Ditangkap Saat Subuh, Polisi Masih Kejar 3 Buronan Lagi
Lima DPO kasus pembalakan liar di hutan Perhutani Banyuwangi ditangkap dalam operasi dini hari. Polisi menyita puluhan batang kayu jati, truk, dan chainsaw. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

Selain menangkap para tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 28 batang kayu jati dengan volume sekitar 4,220 meter kubik, satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi N 8449 EU yang diduga digunakan mengangkut kayu hasil pembalakan, serta satu unit gergaji mesin (chainsaw) yang digunakan untuk menebang pohon.

Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku diduga secara sengaja melakukan penebangan pohon di kawasan hutan tanpa izin dari pejabat yang berwenang. Mereka juga diduga mengangkut, menguasai, dan memiliki hasil hutan berupa kayu tanpa dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH).

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 82 ayat (1) huruf b dan c juncto Pasal 12 huruf b dan c, serta Pasal 83 ayat (1) huruf b juncto Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, beserta ketentuan pidana lain yang berkaitan.

Kompol Hariyanto menegaskan, proses penyidikan masih terus berjalan. Polisi saat ini melengkapi administrasi penyidikan, mengamankan seluruh barang bukti, serta melakukan gelar perkara.

"Kami juga masih terus memburu tiga pelaku lainnya yang hingga kini masih berstatus buronan," tegas Kompol Hariyanto.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut