Ratusan Ribu ASN di Jatim Bakal Nikmati Layanan Keuangan yang Lebih Terintegrasi
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim serta antara kantor cabang Bank Jatim dengan BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA kabupaten/kota se-Jatim.
Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah sekaligus meningkatkan kualitas layanan perbankan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menurutnya, ASN merupakan salah satu segmen utama Bank Jatim yang memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan bisnis perseroan. Melalui kerja sama ini, pihaknya ingin membangun ekosistem layanan yang lebih terintegrasi.
“Kami juga memberikan kemudahan akses layanan keuangan, serta menghadirkan solusi perbankan yang cepat, aman, dan sesuai kebutuhan ASN,” ujarnya, Senin (6/7/2026).
Menurut Arief, bisnis ASN selama ini menjadi salah satu pilar utama Bank Jatim. Pasalnya, segmen ini berkontribusi signifikan terhadap penghimpunan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) maupun penyaluran kredit konsumer. Saat ini, Bank Jatim mengelola sekitar 368 ribu ASN dengan nilai payroll mencapai Rp1,5 triliun setiap bulan.
Namun, seiring rencana penerapan kebijakan single salary oleh pemerintah pusat yang berpotensi mengubah pola pengelolaan penggajian ASN dan meningkatkan persaingan antarperbankan, diperlukan penguatan kerja sama yang memiliki landasan hukum lebih komprehensif.
Melalui PKS tersebut, Bank Jatim dan BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA kabupaten/kota se-Jatin menyepakati sejumlah ruang lingkup kerja sama. Di antaranya layanan penyaluran gaji, tunjangan, dan tambahan penghasilan ASN, penyediaan fasilitas kredit, integrasi dan pemanfaatan data kepegawaian ASN melalui sistem host to host secara terbatas dengan tetap memperhatikan perlindungan data pribadi, serta penyediaan layanan digital perbankan seperti ATM/debit, mobile banking, co-branding card, dan layanan digital lainnya.
Selain itu, kerja sama juga mencakup dukungan peningkatan kapasitas dan kompetensi ASN, penyediaan layanan perbankan lainnya, termasuk potensi pembiayaan pendidikan dan penempatan dana.
Direktur Ritel, Digital dan Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo menuturkan, integrasi layanan tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih efektif sekaligus memperkuat ekosistem digital antara Bank Jatim dan pemerintah daerah.
“Melalui integrasi data berbasis sistem host to host, kami dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran, termasuk pengembangan program pre-approved credit yang semakin memudahkan ASN memperoleh akses pembiayaan,” jelasnya.
Editor : Arif Ardliyanto