Kinerja Bank Jatim Melesat, Aset Capai Rp164,07 Triliun hingga Maret 2026
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) hingga Maret 2026, kinerja konsolidasi Bank Jatim menunjukkan pertumbuhan positif.
Total penyaluran kredit mencapai Rp109,22 triliun, tumbuh 40,85 persen secara tahunan (year on year/YoY). Total aset meningkat 38,85 persen YoY menjadi Rp164,07 triliun.
Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 37,59 persen YoY, dari Rp89,25 triliun pada kuartal I 2025 menjadi Rp122,80 triliun pada kuartal I 2026.
Sementara itu, pada level bank only, Bank Jatim juga membukukan kinerja positif. Sepanjang Januari–Maret 2026, total kredit yang disalurkan mencapai Rp65,97 triliun, dengan total aset sebesar Rp101,06 triliun dan laba bersih mencapai Rp377 miliar.
"Capaian ini merupakan hasil dari fokus perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis. Ke depan, kami akan terus memperkuat manajemen risiko, menjaga kualitas aset, serta mengembangkan bisnis secara selektif dan berkelanjutan,” jelas Direktur Kepatuhan Bank Jatim, Umi Rodiyah, Rabu (8/7/2026).
Ia menambahkan, Bank Jatim akan terus memperkuat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, memperluas kolaborasi bisnis, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah.
"Kami berkomitmen untuk terus tumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Jawa Timur maupun Indonesia," tambahnya.
Sementara itu, Bank Jatim kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan dari salah satu media nasional untuk kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan aset di atas Rp40 triliun.
Umi mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil komitmen seluruh insan Bank Jatim dalam menjaga kinerja perusahaan di tengah dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif.
“Capaian ini tidak terlepas dari dukungan para pemegang saham, nasabah, regulator, mitra kerja, serta seluruh stakeholder yang selama ini memberikan kepercayaan kepada Bank Jatim,” ujarnya.
Menurut Umi, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa strategi transformasi bisnis yang dijalankan Bank Jatim mampu mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing perseroan di industri perbankan nasional.
Adapun penghargaan tersebut diberikan berdasarkan sejumlah indikator penilaian, antara lain kinerja keuangan, tata kelola perusahaan, inovasi, daya saing, serta kemampuan perusahaan menghadapi dinamika ekonomi dan tantangan bisnis.
Bagi Bank Jatim, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja perusahaan sekaligus memperkuat perannya sebagai regional champion yang mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sejalan dengan visi perusahaan, Bank Jatim akan terus menghadirkan layanan perbankan yang inovatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan sektor usaha produktif, UMKM, dan pembangunan ekonomi daerah.
"Dengan raihan ini, kami optimistis dapat terus mempertahankan pertumbuhan bisnis yang berkualitas, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholder," tutup Umi.
Editor : Arif Ardliyanto