Lokomotif Buatan Indonesia Makin Diburu Dunia, Australia Borong Produk INKA Nilainya Capai Rp145 M
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Bisnis ekspor lokomotif buatan Indonesia terus menunjukkan tren positif. Produk manufaktur perkeretaapian karya PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA semakin mendapat kepercayaan dari pasar internasional. Terbaru, perusahaan pelat merah tersebut kembali mengirimkan dua unit locomotive platform ke Australia untuk memenuhi permintaan UGL RS Pty Limited.
Pengiriman dua unit tersebut merupakan unit ke-17 dan ke-18 dari total kontrak sebanyak 50 unit locomotive platform yang diteken pada 2021. Nilai kontrak itu mencapai sekitar Rp145 miliar atau setara USD8,4 juta, menjadi bukti tingginya kepercayaan mitra luar negeri terhadap kualitas produk perkeretaapian Indonesia.
Proses ekspor dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Keterlibatan TPS menunjukkan sinergi antarbadan usaha milik negara (BUMN) dalam memastikan rantai logistik ekspor berjalan lancar, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen sarana perkeretaapian yang mampu bersaing di pasar global.

Keberhasilan pengiriman ini juga menandai konsistensi ekspansi bisnis INKA di kawasan Australia dan Selandia Baru. Hingga kini, perusahaan telah mengekspor lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta belasan unit locomotive platform untuk mendukung sektor transportasi perkeretaapian di kedua negara tersebut.
Komisaris PT INKA (Persero), Sangap Surbakti, mengatakan keberhasilan ekspor tersebut menjadi pencapaian penting karena membuktikan produk manufaktur nasional mampu memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan pasar internasional.
"Pengiriman ini merupakan capaian penting bagi INKA karena menunjukkan bahwa produk manufaktur perkeretaapian nasional tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dapat diterima oleh pasar internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran proses pengiriman ini serta seluruh Insan INKA," ujar Sangap.
Menurutnya, setiap kegiatan ekspor yang dilakukan INKA tidak hanya membawa nama perusahaan, tetapi juga menjadi representasi kualitas industri manufaktur Indonesia di mata dunia. Karena itu, dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dinilai sangat penting untuk menjaga daya saing produk nasional.
"Sebagai perusahaan negara yang menjalankan kegiatan ekspor, INKA tidak hanya membawa kepentingan perusahaan, tetapi juga nama dan reputasi Indonesia di pasar internasional. Oleh karena itu, kami berharap dukungan terhadap kegiatan ekspor produk industri nasional dapat terus diperkuat melalui regulasi yang kondusif, proses perizinan yang efisien, serta koordinasi lintas instansi. Dukungan tersebut penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen kepada pelanggan global dan semakin kompetitif di pasar internasional," tambahnya.
Melalui pelaksanaan kontrak ini, INKA optimistis dapat terus memperluas pangsa pasar ekspor sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri manufaktur perkeretaapian dunia. Tingginya minat negara lain terhadap lokomotif buatan Indonesia menjadi sinyal positif bahwa produk nasional semakin diakui berkat kualitas, keandalan, dan kemampuan memenuhi kebutuhan pelanggan global.
Editor : Arif Ardliyanto