Hanya Modal Robot Rp7 Juta, Empat Siswa Surabaya Ini Sukses Taklukkan Kompetisi Robotik Dunia
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Surabaya. Empat siswa SMA Labschool Unesa 1 Surabaya sukses mengibarkan Merah Putih di ajang internasional setelah memborong tiga gelar juara dalam 16th World Robotic for Peace–Students Conference & E-Sport Tournament yang berlangsung di Science Centre Singapore, Singapura, pada 26–30 Juni 2026.
Keempat siswa tersebut adalah Airel Dovano Izan Ghafara, Ellza Cahya Lumintang, Evo Excel Novando, dan Evan Beck Nararya. Mereka tampil impresif di tengah persaingan sekitar 200 peserta dari berbagai negara ASEAN dengan membawa pulang Juara 1 kategori Open 3 Kg, Juara 1 kategori Close 1 Kg, serta Juara 2 kategori Open 1 Kg.
Kesuksesan itu bukan diraih secara instan. Selama kurang lebih enam bulan, tim robotik Labschool Unesa bekerja keras mengembangkan robot sumo mulai dari mendesain rangka mekanik, menyusun ribuan baris kode pemrograman, hingga merakit berbagai komponen. Setiap unit robot bahkan membutuhkan biaya produksi sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta.
Sebelum bertolak ke Singapura, kemampuan robot mereka lebih dulu ditempa melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Robotik di Kota Batu. Dari ajang tersebut, tim melakukan berbagai evaluasi untuk menyempurnakan sistem kendali, memperkuat desain pertahanan, hingga meningkatkan performa robot agar mampu bersaing di level internasional.
Kepala Badan Pengelola Labschool Unesa, Prof. Dr. Sujarwanto, M.Pd., menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan yang memberi ruang bagi pengembangan minat dan bakat mampu melahirkan prestasi bertaraf dunia.
"Komitmen Labschool Unesa adalah memberikan dukungan penuh kepada anak-anak untuk mengembangkan potensinya, termasuk di bidang robotik," ujar Prof. Sujarwanto.
Editor : Arif Ardliyanto