SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendorong PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) meningkatkan kinerja dan investasi. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kontribusi kawasan industri terhadap perekonomian Jatim.
Dorongan tersebut disampaikan Khofifah saat menerima audiensi jajaran Komisaris dan Direksi PT SIER di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Khofifah menekankan peningkatan kinerja perusahaan harus berdampak tidak hanya bagi pertumbuhan SIER, tetapi juga terhadap penerimaan daerah.
“SIER harus terus meningkatkan kinerjanya secara positif. Kalau kinerja perusahaan semakin baik, tentu akan berdampak pada peningkatan pendapatan perusahaan dan pada akhirnya juga dapat memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap PAD Jatim,” ujar Khofifah, Kamis (17/9/2026).
Menurut Khofifah, SIER memiliki posisi strategis dalam ekosistem investasi Jatim. Kawasan industri tersebut, kata dia, memiliki pengalaman dan infrastruktur yang dapat mendukung masuknya investasi dan menciptakan aktivitas ekonomi serta lapangan pekerjaan. “Karena itu, pengembangan kawasan dan peningkatan kualitas layanan harus terus dilakukan,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT SIER Alif Abadi mengatakan, perusahaan terus memperkuat fasilitas dan layanan untuk memenuhi kebutuhan tenant maupun calon investor.
Menurut Alif, pengembangan kawasan tidak hanya menyasar infrastruktur dasar, tetapi juga fasilitas penunjang yang dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pelaku usaha di dalam kawasan. “Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan melengkapi fasilitas yang dibutuhkan oleh tenant,” kata Alif.
Selain penguatan kawasan industri, SIER juga menyiapkan pengembangan kawasan komersial baru di Surabaya. Rencana tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi Kota Surabaya sekaligus memperluas peran SIER di luar pengelolaan kawasan industri.
Dalam audiensi tersebut, jajaran SIER yang hadir antara lain Komisaris Indra Nur Fauzi dan Arif Budi Santoso. Sementara jajaran direksi terdiri atas Direktur Utama Alif Abadi, Direktur Kelembagaan Ahmad Fahrudin, Direktur Keuangan, Administrasi dan Manajemen Risiko Rizka Syafittri Siregar, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Jefri Ikhwan Ma’arif, serta Direktur Operasi Yohanes Deddy Setiawan. Turut hadir Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Yogi Widi Kurniawan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
