Karhutla Jatim Capai 9.600 Hektare, DPRD Wacanakan Beli Helikopter Water Bombing

Ihya Ulumuddin
DPRD Jatim wacanakan beli helikopter water bombing setelah karhutla mencapai 9.600 hektare. Biaya sewa disebut tembus Rp1,5 miliar sehari. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang di Jawa Timur mendorong DPRD Jatim mengusulkan langkah penanganan yang lebih serius. Salah satu opsi yang mulai diwacanakan adalah pembelian helikopter water bombing untuk mempercepat pemadaman api di kawasan hutan, pegunungan, dan wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Sepanjang 2026, luas hutan dan lahan yang terbakar di Jatim tercatat mencapai 9.600 hektare. Kebakaran tersebut tersebar di 24 kabupaten/kota. Besarnya luasan terdampak menjadi perhatian karena pemadaman melalui jalur darat kerap menghadapi kendala akses dan jarak sumber air.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Suli Daim, menilai keberadaan helikopter water bombing dibutuhkan untuk mempercepat penanganan kebakaran, terutama ketika api menjalar di lokasi yang sulit dijangkau petugas.

“Butuh waktu berapa lama untuk memadamkan api jika menggunakan mobil. Belum lagi pengambilan air jaraknya begitu jauh,” ujarnya.

Menurut Suli, kebakaran hutan tidak hanya mengancam kawasan yang terbakar, tetapi juga berdampak terhadap satwa, kelestarian alam, dan keseimbangan lingkungan. Karena itu, pemerintah provinsi perlu mempertimbangkan langkah strategis agar penanganan karhutla dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Salah satu opsi yang disorot adalah memiliki helikopter water bombing sendiri sehingga penanganan kebakaran tidak selalu bergantung pada penyewaan armada dari pihak lain.

Wacana pembelian helikopter juga disampaikan Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno. Ia menilai kebutuhan armada udara untuk penanganan karhutla perlu diperhitungkan karena Jawa Timur memiliki banyak kawasan pegunungan dan perbukitan dengan medan yang tidak mudah dijangkau.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network