Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

OPINI
Guru Besar UNESA, Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS. (Foto : istimewa).

Persoalan terbesar ada pada pekerjaan

Dari keseluruhan survei, pasar tenaga kerja merupakan sinyal yang paling perlu mendapat perhatian. Sebanyak 46 dari 63 ekonom menilai penciptaan pekerjaan sekarang lebih rendah dibandingkan enam bulan sebelumnya, sementara hanya dua responden yang melihat peningkatan. Bahkan untuk enam bulan mendatang, 60 persen responden masih memperkirakan penciptaan pekerjaan akan lebih rendah dibandingkan keadaan saat ini.

Ini bukan persoalan kecil karena pada akhirnya pekerjaan adalah mekanisme utama yang menghubungkan pertumbuhan ekonomi dengan kesejahteraan rumah tangga. Investasi boleh meningkat, ekspor dapat tumbuh, pembangunan infrastruktur dapat berlangsung, dan industri baru dapat muncul, tetapi masyarakat menikmati transformasi ekonomi terutama melalui pekerjaan yang produktif dan pendapatan yang meningkat.

Karena itu, kualitas investasi perlu mendapat perhatian yang sama besarnya dengan nilai investasi. Indonesia membutuhkan investasi yang membawa teknologi dan modal, tetapi juga membangun rantai pasok domestik, memperbesar kapasitas perusahaan lokal, meningkatkan keterampilan pekerja dan menghasilkan multiplier effect yang cukup besar terhadap perekonomian daerah.

Hal yang sama berlaku bagi industrialisasi. Hilirisasi mempunyai nilai strategis apabila Indonesia bergerak dari pengekspor bahan mentah menjadi produsen barang dengan nilai tambah lebih tinggi. Namun ukuran keberhasilannya tidak seharusnya berhenti pada jumlah smelter atau nilai ekspor. 

Pertanyaan berikutnya adalah berapa pekerjaan produktif yang tercipta, seberapa dalam keterkaitan dengan industri domestik, seberapa besar transfer teknologi yang terjadi, dan berapa banyak nilai tambah yang akhirnya tinggal di Indonesia.

Pertumbuhan yang tinggi tanpa transformasi produktivitas dan penciptaan pekerjaan akan sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network