Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkot Surabaya Tegas, RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini Tiga Pungutan yang Diizinkan
Advertisement . Scroll to see content

Pemkot Larang Warga Buang Limbah Sapi Kurban di Sungai, Ini Alasannya

Senin, 11 Juli 2022 | 15:14 WIB
  • author Redaksi
Pemkot Larang Warga Buang Limbah Sapi Kurban di Sungai, Ini Alasannya
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang warga untuk membuang limbah organ lambung sapi (rumen). (Foto : Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang warga untuk membuang limbah organ lambung sapi (rumen). Larangan ini dikeluarkan supaya tidak mencemari sungai di Kota Pahlawan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 000/1174/43.6.7.10/2022 mengenai sosialisasi penyembelihan hewan kurban kepada camat dan lurah se-kota Surabaya pada 07 Juli 2022 lalu. SE ini mengatur ketentuan dan larangan-larangan membuang kotoran sapi dari kourban                                                                                      

Kepala Dinas DLH, Agus Hebi Djuniantoro menjelaskan pihaknya terus melakukan sosialisasi supaya warga tidak membuang sisa kotoran penyembelihan hewan kurban. “Pada perayaan Hari Raya IdulAdha 1443 Hijriah pada tanggal 9-10 Juli 2022, para RT dan RW di wilayahnya masing-masing diharapkan melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan penyembelihan hewan kurban,” katanya.

Hebi menjelaskan, surat edaran tersebut berbunyi pertama penyembelihan hewan kurban sebaiknya dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH). Kedua, apabila tidak dapat dilaksanakan di RPH, maka tidak diperbolehkan melakukan pencucian rumen dan membuang sampah di sungai.

“Ketiga, untuk sampah sisa penyembelihan dibuang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) terdekat. Dan keempat, pengemasan daging sedapatnya diusahakan tanpa menggunakan plastik,” jelas dia.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut