get app
inews
Aa Text
Read Next : Bukan Millennial, Tapi Guru SD Ini Sukses Bikin Game Edukatif Berbasis AI Saat Pelatihan di UMS

Thomas Power Ungkap Faktor Mundurkannya Demokrasi di Indonesia

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 15:58 WIB
header img
Bedah buku “Demokrasi di Indonesia dari Stagnasi ke Regresi” yang ditulisnya di UM Surabaya, Jumat (26/8/22). Foto/Tangkapan Layar

SURABAYA, iNews.id -  Thomas Power, Akademisi Universitas Flinders, Australia mengungkap beberapa faktor mundurnya demokrasi di Indonesia.

Lewat bukunya berjudul 'Demokrasi di Indonesia: Dari Stagnansi ke Regresi', Thomas mencacat secara gamblang tentang kenyataan bahwa demokrasi di Indonesia semakin mengkhawatirkan.

Bahkan mengakibatkan banyaknya kekerasan, penyalahgunaan populisme dan terjadinya polarisasi politik diantara kelompok masyarakat. Hal itu menjadi persoalan serius yang berdampak pada kemunduran demokrasi di Indonesia.

Menjawab pertanyaan apakah demokrasi di Indonesia mengalami krisis? Thomas Power secara tegas Thomas menjawab iya.

Menurutnya ada beberapa faktor yang mendorong regresi demokrasi di Indonesia.

Yakni kelemahan structural dalam proses konsolidasi demokrasi yang meliputi 3 hal, diantaranya ketimpangan ekonomi yang ekstrem/ oligarki, maraknya KKN korupsi terlembaga dan kendali politik atas lembaga hukum dan keamanan.

"Polarisasi dan politik identitas, penyebaran berita bohong, dukungan dan kepercayaan publik terhadap institusi demokrasi juga menjadi faktor pendorong lain yang membuat regresi demokrasi di Indonesia," ungkapnya saat bedah buku “Demokrasi di Indonesia dari Stagnasi ke Regresi” yang ditulisnya di UM Surabaya, Jumat (26/8/22).

Editor : Ali Masduki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut