get app
inews
Aa Text
Read Next : Arus Kiriman Malaysia–Indonesia Meningkat, Ekspedisi Ini Perluas Layanan Internasional

Rekrut Warga Asli, Intelijen Rusia Mulai Intai Informasi Indonesia

Rabu, 09 Maret 2022 | 08:00 WIB
header img
Aktivitas intelijen Rusia yang ingin mendapatkan informasi penting Indonesia mulai dilakukan

Agen Soviet lain yang dipantau Satsus Intel adalah Vladislav Romanov. Romanov seorang Rusia bertampang ganteng. Ia ahli bahasa yang tercatat sebagai salah satu diplomat Soviet yang bekerja di Atase Politik.

Begitu juga dengan agen Oleg Brykin. Brykin dianggap berbahaya karena piawai membangun jaringan. Ia juga handal merekrut anggota baru.


Aktivitas intelijen Rusia yang ingin mendapatkan informasi penting Indonesia mulai dilakukan

Satsus Intel mengantongi laporan, pada awal 70-an, Oleg Brykin telah merekrut dua orang yang bekerja di kedutaan Inggris. Untuk mengikuti sepak terjang Brykin, Satsus Intel mencoba melacak data mahasiswa Indonesia yang pernah belajar di blok Soviet.

Namun sayang, departemen pendidikan mengatakan arsip tersebut tidak dapat ditemukan. “Kemudian beralasan bahwa arsip-arsip telah turut hancur ketika Departemen Luar Negeri diserbu massa pada awal 1966”.

Satsus Intel rezim Soeharto terus melakukan kontraintelijen dari kerja-kerja senyap agen rahasia Soviet. Pada pertengahan tahun 1972, Satsus Intel berhasil mengkooptasi Nikolai Grigoryevich Petrov, seorang Kapten GRU berusia 33 tahun.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut