Rekrut Warga Asli, Intelijen Rusia Mulai Intai Informasi Indonesia
Barbier juga pernah bergabung dalam marinir Amerika Serikat pada Perang Pasifik. Kunjungannya mendorong Kolonel Nicklany, Wakil Asisten Intelijen Kopkamtib menegaskan gagasan perlu adanya Satsus Intel .
Nicklany ingin ada unit khusus di Bakin yang memiliki tugas kontra intelijen asing, yaitu menangkap mata-mata asing yang beroperasi di Indonesia. Maka berdirilah Satsus Intel.
Ken Conboy dalam buku “ Intel, Menguak Tabir Dunia Intelijen Indonesia”, menyebut Boris Liapine yang diawasi satsus intel adalah agen lapangan KGB yang berkedok Deputi Atase Kebudayaan.
Satsus Intel menjuluki setiap agen KGB dan GRU yang diawasi dengan sebutan “Gatot”. Begitu juga dengan agen Boris Liapine. Gatot merupakan sebuah nama yang umum dipakai masyarakat Jawa.
“Para agen lapangan satsus intel seringkali mengikutinya (Boris Liapine ) hingga dini hari di tempat-tempat hiburan malam di Menteng, di mana ia biasanya minum sampai tak sadarkan diri”.
Editor : Arif Ardliyanto