get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Surabaya Dapat Angin Segar, Kasus Lahan EV Segera Diselesaikan Secara Administratif

Truk Tangki Isi Biosolar Dini Hari, SPBU di Jember Disegel Pertamina

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:34 WIB
header img
Dugaan penyimpangan penyaluran Biosolar di SPBU Jember terungkap setelah laporan warga. Pertamina bersama aparat bertindak tegas menyegel SPBU untuk menjaga distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran. Foto ist

Kasus ini juga menjadi perhatian dalam rangkaian Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Surat Rekomendasi yang digelar di Jember sehari sebelumnya. Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, serta Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Wahyudi Anas.

Sebagai bentuk pengawasan bersama, pimpinan Komisi XII DPR RI bersama Kepala BPH Migas bahkan turut mendatangi Kantor Kepolisian Jember. Bersama aparat kepolisian, mereka kemudian melakukan langkah penertiban dengan menyegel SPBU yang tengah dalam proses penanganan tersebut.

Executive General Manager Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan.

“Sinergi antara aparat penegak hukum dan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memastikan distribusi energi serta proses penertiban lembaga penyalur berjalan sesuai ketentuan dan peruntukannya,” ujarnya.

Selama masa penonaktifan sementara SPBU tersebut, Pertamina memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi. Warga masih bisa memperoleh BBM di beberapa SPBU terdekat.

Empat SPBU yang dapat menjadi alternatif yakni SPBU 5368135 berjarak sekitar 1,1 kilometer, SPBU 5468104 sekitar 3 kilometer, SPBU 5468119 sekitar 4 kilometer, serta SPBU 5468112 yang berjarak sekitar 7 kilometer dari lokasi penertiban.

Pertamina juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying, karena pasokan dan distribusi BBM ke lembaga penyalur tetap berjalan dengan baik. Stok dalam kondisi aman,” kata Iwan.

Pertamina pun mengajak masyarakat ikut berperan aktif menjaga distribusi energi nasional. Jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait penyaluran BBM bersubsidi, masyarakat diharapkan segera melaporkannya melalui layanan resmi Pertamina.

Dengan pengawasan bersama antara masyarakat, aparat, dan pemangku kepentingan, diharapkan distribusi BBM bersubsidi benar-benar sampai kepada pihak yang berhak menerimanya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut