Properti Jadi Safe Haven di Tengah Ketidakpastian Geopolitik dan Ancaman Inflasi
Selasa, 17 Maret 2026 | 08:31 WIB
Sutandi menjelaskan bahwa biaya pembangunan properti sangat sensitif terhadap harga energi global, khususnya minyak bumi. Jika harga minyak dunia menyentuh angka USD150 per barel, maka ongkos konstruksi dipastikan akan membengkak signifikan.
Selain harga energi, tren inflasi domestik yang mulai merangkak naik ke level 4,7 persen dari sebelumnya di angka 2,2 persen menjadi sinyal waspada bagi calon pembeli.
"Jika inflasi terus naik hingga menyentuh dua digit, harga properti tentu akan mengikuti. Maka, beli sekarang sebelum harga menjadi lebih mahal," tegas Sutandi.
Editor : Arif Ardliyanto