Jarang Terjadi, SMP di Surabaya Ini Beri Waktu 20 Menit Khusus untuk Bahas Perkembangan Setiap Siswa
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pembagian rapor biasanya identik dengan antrean panjang dan berlangsung dalam waktu singkat. Namun, SMP Wijaya Putra Surabaya menghadirkan pendekatan berbeda dengan mengubah momentum penerimaan rapor menjadi ruang komunikasi yang lebih mendalam antara sekolah, orang tua, dan siswa.
Pada akhir semester ini, sekolah menerapkan sistem penerimaan rapor selama tiga hari penuh. Program tersebut dirancang agar setiap siswa mendapatkan perhatian khusus melalui sesi diskusi langsung yang melibatkan wali kelas dan orang tua.
Kepala SMP Wijaya Putra, Roto Kirono, S.Pd., menjelaskan bahwa mekanisme tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi perkembangan peserta didik.
“Sistem ini memungkinkan orang tua menentukan sendiri hari kedatangan mereka untuk pengambilan rapor, sehingga lebih fleksibel dan tertata,” ujar Roto Kirono.

Sebelum pelaksanaan, setiap wali kelas membuka pilihan jadwal bagi orang tua siswa. Langkah ini dilakukan untuk menghindari penumpukan peserta sekaligus menciptakan suasana yang lebih nyaman saat proses evaluasi berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, orang tua diwajibkan hadir bersama putra-putrinya. Setiap siswa memperoleh waktu konsultasi maksimal 20 menit bersama wali kelas. Pada sesi tersebut, berbagai aspek perkembangan dibahas secara rinci, mulai dari capaian akademik hingga pembentukan karakter yang tercatat dalam Rapor Akademik dan Rapor Pendidikan Budi Pekerti.
Editor: Arif Ardliyanto