get app
inews
Aa Text
Read Next : Akademisi Sebut Pelibatan Mahasiswa Penting untuk Verifikasi Program MBG

Ratusan Siswa Papua Mulai Menempuh Pendidikan di Jatim Lewat Program ADEM 2026

Minggu, 12 Juli 2026 | 12:50 WIB
header img
Pemprov Jatim menyiapkan sekolah unggulan untuk 152 peserta program ADEM Papua 2026. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Jatim sebagai barometer pendidikan nasional sekaligus mitra strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan 152 peserta Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua Tahun 2026 yang akan menempuh pendidikan di berbagai SMA dan SMK unggulan di Jatim.

Khofifah mengatakan, pendidikan menjadi jembatan bagi setiap anak bangsa untuk meraih cita-cita tanpa memandang asal daerah. Menurutnya, putra-putri Papua memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi profesor, jenderal, menteri, maupun pemimpin bangsa.

Ia mencontohkan sejumlah tokoh asal Papua yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional, seperti Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan Yohana Yembise, perempuan Papua pertama yang menjadi menteri sekaligus guru besar.

"Gantungkan cita-cita kalian setinggi-tingginya. Mudah-mudahan semua yang kalian cita-citakan bisa tercapai," ujar Khofifah, Minggu (12/7/2026).

Khofifah juga memastikan para siswa asal Papua tidak akan merasa sendiri selama menempuh pendidikan di Jatim. Pemerintah Provinsi Jatim bersama sekolah dan para guru, kata dia, akan menjadi keluarga yang mendampingi mereka hingga menyelesaikan pendidikan.

"Anak-anakku dari Papua, saya adalah mama kalian selama kalian belajar di Jatim. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan terus menambah ilmu. Semoga kalian tumbuh menjadi generasi yang sukses dan mampu mewujudkan seluruh cita-cita," katanya.

Ia juga menitipkan para peserta ADEM kepada seluruh kepala sekolah dan guru agar memberikan pendampingan secara optimal.

"Saya titipkan mereka kepada seluruh kepala sekolah. Mereka adalah putra-putri kita semua. Tugas kita bersama membimbing mereka menjadi generasi terbaik bangsa, kebanggaan Indonesia, sekaligus kebanggaan Tanah Papua," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komite Eksekutif Otorita Percepatan Pembangunan Papua, Velix Wanggai, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jatim yang secara konsisten membuka kesempatan bagi putra-putri Papua untuk menempuh pendidikan di provinsi tersebut.

Menurutnya, kesempatan belajar di Jatim menjadi bekal penting dalam menyiapkan generasi muda Papua yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jatim yang terus membuka ruang bagi anak-anak terbaik Papua untuk menimba ilmu di sini," ujarnya.

Velix menilai Jatim tidak hanya unggul dalam kualitas pendidikan, tetapi juga kaya akan nilai-nilai kebangsaan, keberagaman, dan toleransi.

"Jatim adalah rumah Bhinneka Tunggal Ika. Anak-anak Papua yang belajar di sini tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga dibentuk karakter, mental, spiritual, serta wawasan kebangsaan yang akan menjadi bekal saat kembali membangun Tanah Papua," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa Program ADEM Papua Tahun 2026 diikuti 152 siswa yang berasal dari berbagai wilayah di Papua, terdiri atas 15 siswa dari Papua Barat, 30 siswa dari Papua Tengah, 35 siswa dari Papua Selatan, 40 siswa dari Papua Pegunungan, dan 32 siswa dari Jayapura.

Seluruh peserta akan menempuh pendidikan di SMA dan SMK yang tersebar di 10 daerah di Jatim, yakni Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Kediri, Kota Madiun, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jember, Kabupaten Nganjuk, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan. 

Aries mengatakan seluruh peserta akan mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7/2026) di sekolah masing-masing. "Kami telah menyiapkan sekolah-sekolah yang berpengalaman membina peserta didik Program ADEM," pungkasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut