get app
inews
Aa Text
Read Next : 1.500 Warga NU Kumpul Bareng, Kenang Tokoh Nasional Hingga Doakan Muassis dan Korban Al Khoziny

9 Tahun Tak Pernah Silaturahmi, PKB Surabaya Akhirnya Temui PCNU, Sindiran Halus pun Muncul

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:25 WIB
header img
PCNU Surabaya menyinggung DPC PKB yang baru kembali bersilaturahmi setelah vakum sejak 2017. Begini pesan KH Masduki Toha kepada kader PKB. Foto iNewsSurabaya.id/trisna

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Momen silaturahmi antara DPC PKB Surabaya dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya diwarnai pernyataan yang menyita perhatian. Ketua PCNU Surabaya, KH Masduki Toha, menyinggung fakta bahwa PKB sudah lama tidak berkunjung ke kantor PCNU, bahkan sejak 2017.

Pernyataan itu disampaikan saat jajaran DPC PKB Surabaya yang dipimpin Ketua M. Faridz Afif bersilaturahmi ke Kantor PCNU Surabaya, Senin (13/7/2026) malam. Rombongan diterima langsung oleh Rais Syuriah PCNU Surabaya KH Dzul Hilmi dan Ketua PCNU Surabaya KH Masduki Toha.

Dalam sambutannya, Masduki menegaskan bahwa PKB bukanlah pihak yang asing bagi Nahdlatul Ulama karena partai tersebut lahir dari rahim NU.

"PKB itu ibaratnya konco lawas," ujar KH Masduki Toha.

Meski demikian, ia mengaku heran karena komunikasi kelembagaan sempat terhenti cukup lama. Menurutnya, jika dihitung sejak 2017, DPC PKB Surabaya belum pernah lagi bersilaturahmi ke kantor PCNU.

"Saya tidak tahu ada problem apa," katanya.

Masduki menjelaskan, selama beberapa waktu terakhir justru pihak PCNU yang aktif mendatangi pengurus NU di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Langkah itu dilakukan untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komunikasi di lingkungan Nahdliyin.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah penduduk Surabaya diperkirakan telah mencapai sekitar tiga juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen merupakan umat Islam, dan mayoritas di antaranya merupakan warga Nahdlatul Ulama.

"Perkiraannya 65 sampai 70 persen adalah warga NU," tegasnya.

Karena itu, Masduki berharap para kader PKB yang kini duduk di DPRD Kota Surabaya benar-benar memperjuangkan aspirasi warga Nahdliyin.

"Kalau ada masalah kemarin kita buang jauh-jauh. Ini bentuk khidmah kepada NU," ujarnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut