Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lari Bersama Jadi Cara Menyenangkan Memulai Kebiasaan Sehat
Advertisement . Scroll to see content

Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:21 WIB
  • author OPINI
Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup
Guru Besar UNESA, Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS. (Foto : istimewa).

Skeptisisme tidak harus dibalas dengan optimisme

Pemberitaan selama sepekan terakhir cukup luas mengangkat hasil survei ini. Ada yang menyoroti 52 persen ekonom yang melihat kondisi ekonomi memburuk, 73 persen yang melihat penciptaan kerja melemah, kekhawatiran terhadap MBG dan Koperasi Merah Putih, hingga anggapan bahwa PDB memberikan gambaran yang terlalu optimistis. (Databoks)

Respons yang produktif terhadap skeptisisme semacam ini bukanlah mencari narasi optimistis untuk menandinginya. Pemerintah memang perlu menjaga kepercayaan publik, tetapi kepercayaan ekonomi yang paling tahan lama tidak lahir dari komunikasi; ia lahir dari hasil dan konsistensi.

Ada sisi yang tetap memberikan ruang optimisme. Persepsi terhadap kebijakan sektor keuangan dalam survei ini membaik secara signifikan, dengan skor bergerak dari -0,45 menjadi -0,17, meskipun masih sedikit berada di wilayah negatif. Artinya, persepsi ekonomi tidak seluruhnya bergerak dalam satu arah. Ketika kebijakan dinilai membaik, responden juga menangkap perubahan tersebut.

Karena itu, pesan terbesar dari survei LPEM bukan bahwa perekonomian Indonesia menuju krisis. Data yang tersedia tidak mendukung kesimpulan sedramatis itu. Pesannya lebih halus sekaligus lebih penting: terdapat jarak yang mulai terasa antara besarnya ambisi ekonomi, efektivitas instrumen kebijakan, dan keyakinan para ahli terhadap kemampuan ekonomi merealisasikan ambisi tersebut.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut