Salah Data Desil, Warga Miskin Berpotensi Kehilangan Bansos
Ketua NasDem Muda Surabaya, Musyafaah Mia Kurniati, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai sosialisasi sekaligus pelatihan praktis bagi masyarakat.
Materi yang diberikan mencakup cara menyampaikan sanggahan terhadap data desil yang tidak sesuai, prosedur pengajuan melalui kelurahan, serta mekanisme pendaftaran sebagai Agen Perlindungan Sosial.
Menurut Mia, peserta juga didorong menjadi agen penyebarluasan informasi agar semakin banyak warga memahami cara memperbarui data kesejahteraan secara mandiri.
"Kami ingin peserta tidak hanya memahami cara melakukan sanggah desil, tetapi juga bisa meneruskan informasi ini kepada warga lainnya. Dengan begitu, edukasi mengenai Perlinsos dapat menjangkau masyarakat lebih luas," ungkapnya.
Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami mekanisme pembaruan data kesejahteraan sehingga ketidaksesuaian kategori desil tidak terus menjadi penghambat akses terhadap bantuan pemerintah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Lita Machfud Arifin, Ketua Panitia HUT ke-15 Partai NasDem Machfud Arifin, Bendahara DPD NasDem Surabaya Mufadillah, Karolina selaku Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif sekaligus Koordinator Rumah Perempuan NasDem Surabaya, serta perwakilan Kawan Muda Sawahan.
Editor: Arif Ardliyanto