Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Boleh Beroperasi Lewat Jam 10 Malam, Ini Aturan Baru Miras di Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Menengok Kondisi Tempat Perlindungan Anak Di Bawah Umur Milik Kota Surabaya

Sabtu, 09 April 2022 | 15:14 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Menengok Kondisi Tempat Perlindungan Anak Di Bawah Umur Milik Kota Surabaya
Surabaya memiliki tempat khusus untuk perlindungan anak atau Shelter khusus remaja dibawah 18 tahun

Tomi menjelaskan, kasus mereka bermacam-macam, ada yang melakukan pengeroyokan, pelecehan seksual, hingga pencurian seperti curanmor. Kebanyakan dari mereka melakukan kasus hukum yang sama.

Tomi menjelaskan, ABH yang tinggal di shelter milik Pemkot Surabaya ini adalah anak-anak yang sedang menunggu kepastian hukum atas perbuatanya. "Jadi, mekanismenya adalah, anak-anak ditangkap oleh pihak kepolisian, lalu di BAP. Sembari menunggu sidang lanjutan. Mereka dititipkan disini," kata Tomi.

Dari periode Januari-Maret 2022, Tomi menyampaikan, sudah ada 10 anak yang berstatus ABH, di Shelter inilah mereka sementara ditampung untuk menunggu kepastian hukum atas perbuatannya.

Koordinator Shelter khusus anak laki-laki, Agus Adi mengungkapkan, ABH yang ditempatkan disini ini bertujuan agar tidak terkontaminasi dengan narapidana dewasa. "Kalau di Polres itu kan tidak ada penjara khusus anak. Sehingga untuk meminimalisir adanya pengaruh buruk dari narapidana dewasa, mereka ditempatkan disini," jelas Agus.

Setelah mengunjungi shalter anak laki-laki, tim selalu.id lanjut mengunjungi Shalter anak perempuan. Di Shelter ini berbeda jauh dengan shelter anak laki-laki. Shelter anak perempuan rata-rata mereka yang merupakan korban kekerasan atau pelecehan seksual.

Di rumah Shelter tersebut mereka juga memiliki hewan peliharaan, yakni 4 ekor anak kucing. Tak hanya itu, mereka juga melakukan kegiatan seperti memasak bareng, belajar kerajinan, bahkan berolahraga bela diri, yaitu Karate.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut