Di Balik Normalisasi Sungai Kalianak, Warga Tambak Asri Menanti Kepastian Nasib Rumah Mereka
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Suasana di Tambak Asri, Kelurahan Moro Krembangan, Surabaya, belum juga tenang. Rencana normalisasi Sungai Kalianak Tahap II yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya justru menyisakan tanda tanya dan kecemasan bagi warga terdampak.
Bukan soal penolakan semata. Bagi warga, yang mereka inginkan hanyalah kepastian dan ruang dialog yang adil. Namun, rapat koordinasi yang digelar bersama perwakilan Pemkot Surabaya dinilai belum mampu menjawab persoalan mendasar yang mereka hadapi.
Salah satu warga terdampak, Sumariono, mengaku pulang dari rapat dengan rasa kecewa. Menurutnya, perbedaan pandangan mengenai lebar normalisasi sungai menjadi persoalan utama yang belum menemukan titik temu.
“Dalam rapat, belum ada kesepakatan soal lebar normalisasi sungai. Itu yang paling krusial bagi kami,” ujarnya, Minggu (15/2).
Bagi warga Tambak Asri, angka lebar normalisasi bukan sekadar hitungan teknis. Di baliknya ada rumah, kenangan, dan sumber penghidupan yang terancam terdampak pembongkaran.
Sumariono juga menyoroti jalannya rapat yang dinilai kurang memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi. Ia menilai pimpinan rapat terlalu mendominasi forum.
“Kami ingin dialog dua arah. Tapi yang terjadi, forum lebih banyak diisi penjelasan sepihak. Kesempatan warga berbicara sangat terbatas,” tegasnya.
Editor : Arif Ardliyanto